Kamis, 11 Desember 2008

Iklan Coorporate Identity Advertising II









Contoh 2 Corporate Identity Advertising


Cyber News
Harlah ke 48 ? Pertamina Ganti Logo Baru: KINERJA PT PERTAMINA (PERSERO) 2005Pada hari ini, Pertamina yang tepat berusia 48 tahun dan turut memberikan kontribusi positif dalam perjalanan pembangunan di Republik Indonesia, akan terus mengabdi dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia melalui sumbangan profit yang diterima oleh Negara dalam APBN kedepan. Pada satu tahun terakhir ini, jajaran Direksi dan manajemen serta seluruh pekerja PT Pertamina (Persero) telah berusaha secara optimal guna memajukan perusahaan ini demi mencapai keinginan menjadikan Pertamina sebuah world class company. Berikut dapat kami sampaikan capaian dari masing-masing direktorat di Pertamina.
Direktorat Hulu Sesuai dengan amanat Undang Undang nomor 22 tahun 2001, Direktorat Hulu membentuk PT PERTAMINA EP (13 September 2005) dan PT PERTAMINA EP CEPU (14 September 2005) serta melakukan penandatanganan Kontrak Kerja Sama (KKS) dengan BP MIGAS untuk melanjutkan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi pada bekas Wilayah Kuasa Pertambangan PERTMINA era Undang Undang nomor 8 tahun 1971. Direktorat Hulu tetap berusaha untuk meningkatkan produksi serta menemukan cadangan baru minyak dan gas. Sampai dengan bulan Nopember 2005 beserta mitra kerja telah berhasil memproduksi minyak rata-rata sebesar 130.876 barel perhari dan gas sebesar 1.125 juta kaki kubik perhari. Untuk pengusahaan geothermal, produksinya sampai dengan bulan Nopember 2005 mencapai 41.66 juta ton uap atau setara dengan 10.26 juta barel minyak dihasilkan dari wilayah kerja sendiri maupun dari Mitra Usaha (KOB).
Direktorat Pengolahan Guna memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, Direktorat Pengolahan mampu mengolah minyak mentah sebesar 970.86 ribu barel perhari dengan hasil produksi BBM sebesar 734.73 ribu barel perhari ekuivalen sebesar 42.64 juta kilo liter. Proyek Kilang Langit Biru Balongan telah beroperasi dengan tujuan untuk mengurangi impor High Octant Mogas Component sebesar 1 juta barel per bulan, atau senilai US$ 79 juta perbulan dan proyek recovery gas flare dan hydrogen di kilang Balikpapan untuk meningkatkan efisiensi kilang yang mampu memberikan nilai tambah sebesar US$ 18.600.000 pertahun telah diresmikan.
Kilang-kilang pengolahan memperoleh penghargaan sertifikat ISO dan program penilaian peringkat kerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan (PROPER) dengan peringkat biru serta recognition award bidang keselamatan kerja. Direktorat Pemasaran dan Niaga Dalam pendistribusian BBM, Pertamina terus mengupayakan sejumlah cara guna mempertahankan retail outletnya melalui pengiriman BBM zero loses dan evaluasi penerapan sistem win-win solution terhadap SPBU.
Pertamina juga telah menandatangani penjualan BBM dengan kelompok indusri major yang membeli BBM lebih dari 100 kilo liter perbulan dengan memberlakukan sistem pemasaran yang atraktif. Produk pelumas telah memberikan kebanggan kepada Pertamina melalui pengharagaan kepuasan pelanggan ?Indonesian Customer Satisfaction Award? selama tiga tahunberturut-turut, sertifikasi peningakatan mutu dari Original Equipment Manufacturer dan Engine Builder seperti Mercedes Benz, Daihatsu Diesel, Watsila, MAK Indonesia, serta penghargaan dari majalah Mobil Motor dan BPPT terhadap Fastron sebagai pelumas ranking I di Indonesia.
Dalam rangaka meningkatkan pangsa pasar dan pelayanan LPG kepada konsumen, Unit Gas Domestik telah melakuakan langkah strategis yaitu: - Pengembalian kembali fungsi stasiun pengisisan dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) menjadi hanya sebagai pengangkut dan pengisi LPG, dan - Meningkatkan utilisasi LPG Filling Plant Pertamina, Tanjung Priuk dari 40% menjadi 77% melalui kerja sama dengan anak perusahaan. Pada Oktober 2005 Pertamina telah mengikat kerja sama dengan PT Jasa Marga dan Direktorat Jendral Perhubungan Udara untuk menggunakan aspal Pertamina pada pembuatan jalan tol di seluruh Indonesia dan pembangunan landasan pacu Bandar Udara.
Dalam bisnis aviasi, saat ini telah dilakukan joint study dengan Shell Aviation melalui konsep strategic alliance dalam rangka mengembangkan bisnis aviasi Pertamina khususnya di Bandara Soekarno Hatta. Perusahaan penerbangan Japan Airlines International (JAL) talah memberikan penghargaan Ramp Incident Free for 10 Years kepada DPPU Soekarno Hatta atas keberhasilan pelayanan pengisian bahan bakar Avtur tanpa kecelakaan selama 10 tahun berturut-turut. Kinerja Perkapalan sampai Nopember 2005 telah berhasil mengangkut minyak mentah, BBM dan Non BBM dari dan ke pelabuhan-pelabuhan di seluruh tanah air sebanyak 65,1 juta long ton dengan 35 unit kapal milik dan sekitar 105 kapal charter.
Direktorat Umum dan SDM Secara berkesinambungan organisasi Pertamina akan disesuaikan dengan kebutuhan strategis, yang fokus kepada pengembangan kegiatan usaha baik di hulu maupun hilir serta optimasi aset pendukungnya dalam bentuk anak perusahaan maupun bentuk unit usaha strategis. Sedangkan untuk Fungsi Korporat diarahkan kepada organisaasi yang lebih ramping dan bersifat strategis untuk meningkatkan nilai tambah Pertamina. Pertamina telah menerapkan Pertamina Integrated Management Information System (SAP) dan e-Auction untuk seluruh proses bisnis yang telah beroperasi di sebagian besar wilayah kerja. Dalam aspek K3LL, Pertamina berhasil melakukan beberapa kegiatan untuk mencapai K3LL excellences, dalam hal pengelolaan lingkungan hidup (PROPER) 20 Unit Operasi telah memenuhi persyaratan bahkan 6 Unit di Geothermal telah mendapatkan peringkat PROPER Hijau.
Dalam rangka mendukung kegiatan pelayaran internasional, 17 pelabuhan khusus Migas telah memperoleh Certificate of Compliance ISPS Code dari Departemen Perhubungan. Direktorat Keuangan Sejak 21 September 2005, Pemerintah telah menetapkan jumlah Penyertaan Modal Pemerintah didalam neraca pembukaan sementara PT Pertamina (Persero) dengan nilai Rp 106 triliun. Realisasi laba konsolidasi setelah pajak dan bagian Pemerintah sampai dengan triwulan III adalah sebesar Rp 10,3 triliun seedangkan prognosa s.d. 31 Desember 2005 sebesar Rp 11,3 triliun vs RKAP tahun 2005 Rp 6,4 triliun. Realisasi EBITDA margin sebesar 9,4% vs RKAP tahun 2005 6,96%. Sedangkan sebagai bagian dari pembinaan masyarakat, dana yang disalurkan untuk proggram kemitraan mencapai Rp 40 milyar yang diarahkan kepada usaha kecil & koperasi penyalur produk perusahaan, walaupun usaha kecil & koperasi yang tidak berkaitan dengan bisnis inti tetap tidak diabaikan.
Dana untuk kegiatan Bina Lingkungan mencapai Rp 30 milyar mencakup bantuan bencana alam, pendidikan & pelatihan, sarana dan prasarana umum, dan sarana ibadah. Pertamina Ganti Logo Baru Selain kinerja dari masing-masing direktorat di atas, pada kesempatan ini Pertamina juga meluncurkan sebuah logo baru sebagai satu upaya meningkatkan intangible asset yang pada perusahaan besar bernilai jauh lebih tinggi daripada tangible asset. Pemikiran perubahan Logo sudah dimulai sejak 1976 setelah terjadi krisis Pertamina pada saat itu.
Pemikiran tersebut dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dan diperkuat melalui Tim Restrukturisasi Pertamina tahun 2000 (Tim Citra) termasuk kajian yang mendalam dan komprehensif sampai pada pembuatan TOR dan perhitungan biaya. Akan tetapi, program tersebut tidak sempat terlaksana karena adanya perubahan kebijakan/pergantian Direksi. Wacana perubahan logo tetap berlangsung sampai dengan terbentuknya PT Pertamina (Persero) pada tahun 2003. Direksi saat ini menganggap bahwa pergantian logo sudah saatnya dilaksanakan dengan pertimbangan untuk dapat membangun semangat/spirit baru, mendorong perubahan Corporate Culture bagi seluruh pekerja, mendapatkan image yang lebih baik diantara global oil & gas companies serta mendorong daya saing perusahaan dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi, antara lain: - Perubahan peran dan status hukum perusahaan menjadi Perseroan. - Perubahan strategi perusahaan untuk menghadapi persaingan paska PSO serta semakin banyak terbentuknya entitas bisnis baru dibidang Hulu dan Hilir.
Pada kesempatan perubahan logo tersebut sekaligus akan disosialisasikan slogan (brand driver) ALWAYS THERE yang diterjemahkan menjadi ?
SELALU HADIR MELAYANI?, dengan slogan tersebut diharapkan perilaku seluruh jajaran pekerja akan berubah menjadi enterpreneur dan customer oriented, terkait dengan persaingan yang sedang dan akan dihadapi perusahaan.

CONTACT PERTAMINA

Fix Phone: 500 000 (from all cities in Indonesia)
Phone: +62 21 7917 3000Fax: +62 21 7972 177SMS: +62 21 7111 3000E
Mail: pcc@pertamina.com© 1996 - 2008 PT Pertamina (Persero)corporate website

Iklan Coorporate Identity Advertising I




Contoh 1 Corporate Identity Advertising
DUKATI GANTI LOGO
Menjelang tahun 2009, Ducati Chief Executive Officer (CEO),Gabriel Del Torchio memperkenalkan logo baru perusahaan yang bermarkas di Bologna ini.Ini merupakan evolusi dari sejarah panjang sebuah merek.Sekarang terdiri atas perisai berwarna merah yang didalamnya terdapat tulisan khas Ducati yang masih tetap dipertahankan. Di bawahnya terdapat grafis putih sederhana yang memberi kesan dinamis.Hal ini membuat logo ini lebih eye-catching,unik,mewakili sosok yang bergairah, kencang, dan performa yang dahsyat.Seperti halnya sebuah logo baru,pasti mengundang pro kontra.
Bagaimana komentar para Ducatitsta? Well, mayoritas mereka mengatakan lebih menyukai logo Ducati yang lama,sepintas mirip kepala baut. Dengan inisial huruf D,yang bisa diartikan Dynamic Ducati. Orang yang melihat sepintas logo ini langsung tertanam benak motor yang gagah, kencang, eksklusif, yang dibangun antara perpaduan antara seni dan teknologi.Apakah ini berpengaruh pada penjualan motor Ducati itu sendiri? waktu jualah yang menentukan..Yang pasti manajemen Ducati tetap mempertahankan passion of color, merah. Warna merah solid ini juga mewakili produk otomotif lainnya asal Italia, Ferrari.Memang sulit rasanya, logo yang telah ada di benak Ducatista, ataupun sebatas penggemar motor Ducati (orang bijak bilang, cinta tidak harus memiliki,he3x..)dihapus dengan logo baru. Ada kemungkinan kurang di-aware oleh konsumen maupun calon konsumen. Memang, scudetto,perisai dalam versi Italia menjadi symbol kejayaan sesuatu yang terkait dengan Italia. Sebut saja peserta Lega Calcio, yang memuncaki klasemen akhir tidak mendapatkan piala. Namun berhak menyandang logo perisai alias scudetto di kostumnya. Di Ferraripun demikian,gambar Prancing Horse terbingkai dengan perisai berwarna kuning.
Sejatinya, Ducati juga memiliki logo sempalan yang juga mewakili perisai, yup..Ducati Corse.
Yang pasti, di tahun 2009 Ducati memulai lembaran baru, dengan produk baru, begitu juga di trek balap, kancah MotoGP dengan lima GP9.Begitu pula jajaran terbaik di WSBK.

Iklan Coorporate Institusi II




Contoh Iklan Institusi Mild

MILDKetika awal peluncuran produk tersebut, A-Mild mengusung brand rokok yang rendah tar dan rendah nikotin. Dengan kata lain, rokok ini adalah rokok sehat, sebuah produk yang tentu saja mendukung kampanye anti nikotin. Dengan demikian, sebenarnya tak masalah orang-orang tetap mentradisikan merokok dengan tetap memperhatikan kesehatan karena A-Mild telah dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, tata krama beriklan di Indonesia menerapkan aturan yang tegas untuk rokok. Antara lain iklan tidak boleh menayangkan atau menvisualkan bentuk rokok dan orang merokok. Dan lebih ekstrim lagi, iklan rokok selalu harus memuat tulisan "rokok dapat menggangu kesehatan, serangan jangtung, gangguan kemailan dan janin”. Cobalah lihat contoh rokok A-Mild berikut ini.A mildSebuah kritik yang diusung oleh iklan rokok ini: Mengapa pihak-pihak tertentu mengatur secara "ketat" produk rokok sehat ini. Padahal di masyarakat terdapat banyak sekali PR yang masih harus diselesaikan, seperti banjir di ibu kota, macet di jalan tol, sikap petugas pemerintah yang sulit sekali memberi tanda stempel, mentaati peraturan kalau ada yang melihat, dan lain-lain. Nah, dalam konteks ini iklan tersebut sangatlah relevan.

Iklan Public Relations II




Contoh 2 Iklan Public Relation PT. Avia Star


Saat Landing, Empat Ban Pesawat Avia Star MeletusSentani - Akibat system anti skid pesawat tidak berfungsi dengan baik, pesawat Avia Star Jenis BAE-146 BRD tergelincir saat lending di Bandara Sentani, Selasa (22/7) sekitar pukul 08.20 Wit. Akibatnya empat ban pesawat Avia Star secara tiba-tiba mendadak meledak.
Kendati demikian pesawat yang mengangkut 9 penumpang dan 6 kru dari Wamena tujuan Jayapura semua selamat, tanpa ada yang cacat, termasuk pilot pesawat, Kapten Trisnu Joko. Akibat kecelakaan ini pesawat mengalami kerusakan pada main lending gear door (bodi pesawat sekitar ban red) penyot.
Maintinance Avia Star Jayapura, Koesnoto kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin memembenarkan terjadinya kecelakaan itu diakibatkan sistem anti skid pesawat yang secara tiba-tiba tidak bekerja sehingga mengakibatkan empat ban pesawat meledak.
Kejadian ini menurut Koesnoto sungguh diluar dugaan, pasalnya sebelum pesawat diterbangkan dari Wamena menuju Jayapura. Saat berada dibanadara Wamena, pihaknya sudah melakukan cek kondisi pesawat secara keseluruhan dan semuanya baik tidak ada gangguan.
Namun naas saat pesawat lending di bandara Sentani, pesawat tergelincir di tengah bandara. Teknisi keselamatan penerbangan yang berada dibandar udara Sentani langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi pesawat ke pinggir landasan pacu, tempat parkiran pesawat sekitar pukul 09.35 Wit.
Setelah adanya kejadian ini lanjut Koesnoto kejadian sudah diinformasikan kepada Avia Star Pusat di Jakarta. Untuk itu, dipastikan dalam kurun waktu satu atau dua hari ini kerusakan sudah bisa ditangani. Hingga kini pihaknya belum bisa memastikan berapa besar kerugian yang alami, karena masih ada penyelidikan lebih lanjut.
Akibat kecelakaan itu pula, sekitar 19 penumpang yang sebelumnya sudah siap berangkat dari Jayapura menuju Wamena terpaksa batal dan dialihkan ke pesawat lainnya. “Dengan kejadian yang kita alami terpaksa untuk sementara penerbangan kita batalkan dan 19 penumpang terpaksa batal berangkat dan di ganti dengan pesawat lainnya,” tuturnya.
Berdampak
Akibat kecelakaan pesawat Avia Star, menyebabkan dua pesawat yang sebelumnya tinggal lending di Bandar Udara Sentani, seperti pesawat Merpati 850 terpaksa kembali ke Biak, demikian pula pesawat Garuda 652 terpaksa kembali ke Timika. Sedangkan, pesawat Lion Air dan dua buah pesawat Trigana yang sedianya menuju Wamena terpaksa tertunda keberangkatannya. Sementara penerbangan lainnya yang berbadan kecil seperti pesawat Cesna tidak sampai terganggu saat lending maupun take of, karena bisa menggunakan separuh landasan.
Kepala Kelompok Teknisi Keselamatan Penerbangan Bandara Udara Sentani, Sherlock James Tonggiroh mengatakan akibat dari kecelakaan pesawat Avia Star, pihaknya sempat menutup bandara untuk sementara sambil menunggu langkah evakuasi. “Pesawatnya kecelakaan sekitar pukul 08.20, terpaksa bandara kita tutup sementara sampai pukul 09.35 Wit selesai evakuasi pesawat dari tengah landasan,” tuturnya.
Ia menambahkan, selain melakukan evakuasi, pihaknya telah melakukan pemerikasaan secara teliti terhadap kondisi bandara yang lebih dihawatirkan jangan sampai ada tetesan oli yang tercecer di areal bandara. Setelah dipastikan bandara siap pakai dan bersih dari kotoran-kotoran yang dicurigai tepat pukul 09.35 Wit aktivitas penerbangan sudah mulai berjalan kembali normal.

Iklan Corporate Institusional I

Citra Pertamina Lewat Iklan

Sudah bertahuntahun saya bekerja di perusahaan ini, mungkin baru sekarang saya melihat ada suatu upaya besar untuk mentransformasikan Pertamina dari suatu perusahaan BUMN yang semula jago kandang menjadi entitas bisnis
kelas dunia. Tentu hal ini patut kita dukung semua. Tokh, kita juga tidak ingin Pertamina menjadi kerdil hanya karena kehadiran pemain-pemain asing yang semakin banyak masuk ke Indonesia.
Hobi saya menonton teve dan baca koran, karena itu saya ingin sedikit mengemukakan pikiran saya tentang Pertamina dari apa yang saya lihat di layar kaca dan halaman media cetak.
Saya senang saja melihat Pertamina sudah rajin memasang iklan, bahkan di salah satu stasiun teve, iklan Fastron nongkrong setiap saat. Tetapi kemudian setelah melihat iklaniklan Pertamina yang lain, saya berpikir bahwa tampaknya iklan-iklan tersebut berjalan sendiri-sendiri. Artinya, iklan yang satu tidak saling melengkapi atau menunjang iklan yang lain.
Secara pribadi saya awam dengan dunia komunikasi dan advertising, tetapi saya yakin dalam beriklan, ada dua yang ingin kita tampilkan, pertama, perusahaannya. kedua, produk-produknya. Ketika mengiklankan perusahaan, yang harus ditampilkan adalah seperti apa image atau citra yang ingin kita bentuk di masyarakat. Karena itu tayangan visualnya juga haruslah mengesankan. Mungkin kita bisa ambil contoh iklan-iklan yang mengesankan, seperti dahulu iklan (maaf, menyebutkan nama perusahaan lain tetapi bukan perusahaan minyak lho...) IBM dengan latar belakang lagu yang popular, atau iklan Marlboro dengan suasana country dan koboinya. Bisa juga benchmark dengan iklaniklan korporat dari perusahaan penerbangan atau bank. Melihat iklan itu, atau mendengar jingle-nya saja, orang sudah dapat
mengasosiasikan dengan nama perusahaan tertentu. Hal ini belum saya dapatkan dari iklan-iklan Pertamina di layar kaca. Apalagi di media cetak.
Kadang, iklan-iklan itu tampil dengan slogan Always There, lain waktu dengan slogan Selalu Hadir Melayani. Saya heran, kenapa harus ada dua ‘slogan', kenapa tidak satu saja seperti (terpaksa harus menyebut nama perusahaan lagi) Telkom dengan Committed to Younya, atau mungkin dengan BCA yang gencar dengan Welcome to BCA-nya.
Yang juga saya anggap kurang pas adalah ketika saya melihat iklan-iklan produk. Iklan-iklan produk selalu mencantumkan nama fungsi yang membuatnya, seperti Pertamina Pelumas, Pertamina Aviasi, Pertamina Non-BBM, dll. Disertai alamat kontak mereka.
Hal ini tidak pernah saya jumpai dalam iklaniklan perusahaan lain ketika menampilkan produknya. Misalnya saja ketika Unilever memasang iklan shampo, sabun, pasta gigi mereka cukup menampilkan satu nama perusahaan. Yakni Unilever. Tidak ada embel-embel Unilever Divisi Shampoo, Unilever bagian sabun atau yang lain. Atau ketika sebutlah pesaing kita Shell menampilkan iklan produk mereka seperti Helix, dia juga tak perlu menyebutkan bahwa iklan itu dibuat Shell Divisi Pelumas.
Bagi saya lagi-lagi sebagai orang awam, dalam setiap menonton/membaca iklan produk rasanya masyarakat konsumen cukup perlu tahu produk yang diiklankan itu buatan perusahaan mana. Masyarakat tidak merasa perlu tahu iklan itu buatan Divisi atau Fungsi atau departemen apa dari perusahaan itu.
Kalau saya boleh sebut ‘egoisme' fungsi itu, sebagai penonton kita malah melihat ada ketidakkonsistensian di dalamnya. Seolah-olah, masing-masing fungsi ingin menonjolkan kinerjanya. Yang ujungujungnya kita sebagai
penikmat tayangan iklan jadi terganggu. Sebab, terlalu banyak pesan yang ingin disampaikan. Pertanyaannya sekarang
adalah, apakah iklan-iklan yang mengusung "egoisme" kefungsian itu efektif? Wallahualam, saya agak meragukan.
Saya hanya berharap agar iklan-iklan Pertamina, baik di layar kaca maupun di media cetak, terintegrasi. Apapun iklannya, antara nama besar Pertamina dan nama produk harus saling mendukung. Iklan perusahaan harus menjadikan
produk kita bertambah nilai jualnya. Demikian juga dengan iklan produk yang harus membawa nama perusahaan sehingga makin dikenal dan akrab olah masyarakat. Yang ujung-ujungnya apalagi kalau bukan produk Pertamina terdongkrak penjualannya dan nama Pertamina keseluruhan (terlepas dari produk jualan Aviasi, Pelumas, Retail, atau yang lainnya) menjadi makin akrab dan dipercaya oleh masyarakat. • (Nama dan alamat ada pada Redaksi)
[ Back ]
CONTACT PERTAMINA
Fix Phone
: 500 000 (from all cities in Indonesia)
Phone
: +62 21 7917 3000
Fax
: +62 21 7972 177
SMS
: +62 21 7111 3000
E-Mail
: pcc@pertamina.com
© 1996 - 2008 PT Pertamina (Persero) Corporate Website

Iklan Public Relations I

Contoh 1 Iklan Public Relation PT. Lion Air

Lion Air Akan Layani Kelas Bisnis
Rabu, 23 Januari 2008 19:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Maskapai penerbangan Lion Air berencana mulai menyediakan layanan penerbangan kelas bisnis setelah pesawat Boeing 737-900 Extended Range ke-8 yang datang pada Selasa (22/1). Pasalnya pesawat ini memiliki konfigurasi kelas bisnis selain kelas ekonomi. Selama ini, pesawat-pesawat Lion Air hanya melayani kelas ekonomi.
Corporate Communication and Public Relations Lion Air, Hasyim Arsal Alhabsyi, mengatakan pesawat tersebut adalah Boeing 737-900ER pertama yang memiliki konfigurasi kelas bisnis. "Untuk pesawat selanjutnya yang sudah dipesan Lion Air juga akan memiliki kelas bisnis," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (23/1).
Penyediaan kelas bisnis itu menandai masuknya Lion Air di pelayanan full service. "Tapi tetap dengan harga murah," kata Hasyim. Mengenai pembelian Boeing 737-900ER itu, Lion Air akan menambah pesanan hingga mencapai 200 unit dari kontrak sebelumnya 122 unit pesawat senilai US$ 8,5 miliar.
Rencananya, nota kesepahaman tambahan 78 unit pesawat itu akan diteken dengan pihak Boeing saat Singapore Air Show pada 19 Pebruari mendatang.

Kamis, 04 Desember 2008

RESUME II

Dengan berkembangnya konsep-konsep manajemen, belakangan ini perusahaan moderen telah mampu menetapkan secara spesifik kemana perusahaanya akan dibawa, titik ini disebut corporate goals,
dua macam corporate goals, yakni:
Official Goals(mission)
Yaitu maksud perusahaan didirikanMission disebut official goals karena isinya terlampau umum dan sangat idealis.
Operative Goals
Merupakan penjabaran yang lebih realistis atas operasi perusahaan. Biasanya bersifat jangka pendek

Syarat sebuah objective
Untuk memperolah pegangan yang memadai, objective PR hendaknya memenuhi syarat-syarat berikut :
1. Harus dinyatakan secara tertulis
2. Harus dinyatakan secara jelas dan singkat
3. Harus spesifik pada batasan tertentu
4. Harus mencakup batasan waktuyang spesifik
5. Objectifve harus dapat dinyatakan dalam ukuran yamng terukur
6. Objective PR harus konsisten dengan objective perusahaan secara menyeluruh
7. Objective harus dapat dijangkau, tetapi tetap memberi tempat yang menantang untuk merangsang usaha.

Dasar penentuan Objective : Riset
Bagaimanapun juga, untuk dapat menentukan objective pada bagiannya, orang –orang PR perlu bersandar pada data riset.sesuai dengan aturan atau syarat yang ditetapkan , objektvef harus dapat dinyatakan secara spesifik.
Dalam perumusan objective, penting bagi orang-orang PR untuk mem_PR_kan gagasannya kepada tokoh kunci di dalam perusahaan. Hal yang paling penting adalah memperoleh dukungan dari pimpinan puncak dan bila perlu pemegang saham.
Dibeberapa kegiatan PR sangat mulia dan berkaitan erat dengan masalah strategi, dikatakan bahwa PR mempunyai misi yang mulia karena PR dapat dipakai untuk utjuan komersil dan nonkomersil.melihat perananny ayang mulia dan unik tidak jarang PR memerlukan bobot etika yang tingkatannya sangat tinggi, yakni: rapat pemegang saham.

RESUME

StakeholderStakeholder adalah setiap kelompok yang berada di dalam maupun di lur perusahaan yang mempunyai peran dalam menetukan keberhasilan perusahaan.
Tugas PR dalam hal ini adalah membina hubunagna baik denagna phak-pihak tersebut melalui suatu proses komunikasi.

Secara umum, stakeholder dapat dikelompkkan menjadi dua bagian, yakni stake holder internal dan stakeholder eksternal.
Sering timbul kesalahpahaman pada masyarakat awam bahwa ruang lingkup pekerjaan PR terbatas pada stakeholder eksternal. Anggapan ini tidak benar, karena PR bertugas membina hubungan yang serasi dan saling percaya, baik dengan pihak-pihak di luar perusahaan, maupun didalam perusahaan.

Interest dan kepentingan masing-masing stakeholder

Stakeholder internal

unsur-unsur pemegang stakeholder internal adalah pemegang saham, Manajer dan top executives, karyawan,dan keluarga karyawan.

Dalam manajemen moder,n, keberhasilan perusahaan untuk memperoleh kepuasan stakeholder dapat dijadikan indicator keberhasilan perusahaan.
Dikebanyaka perusahaan, kedudukan PR dewasa ini dirangkap oleh seorang corporate secretary.hal ini tidak lain karena kedekatan posisi seorang corporate secretarydengan pimpinan puncak.

Stakeholder eksternal

Stakeholder eksternal adalah unsure-unsur yang berada di luar kendali perusahaan (uncontrollable)
Beberapa unsur pada stakeholder eksternal yang dianggap penting adlah
Konsumen,bank,pemerintah, pesaing dan komunitas.

Unsur-unsur dalam lingkungan eksternal cenderung lebih kompleks dan lebih sukar dikendalikan perusahaan. Semakin kompleks unsure tersebut semakin besar kemungkinan perusahaan menciptakan departemen baru.maka lahir beberapa istilah-istilah Government PR, Community Relations,IndustrialRelations, Financial relationsPress relations dan sebagainya.merka adlah orang-orang ynag specialis dibidang PR yang membatasi diri pada stakeholder tertentu.

OPINI PUBLIC

Opini Publik & Intervensi Terhadap Proses Demokrasi

Di tengah-tengah berlangsungnya kampanye partai politik (parpol), mulai 11 Maret 2004 lalu, kritik tentang masalah hukum terus berkembang, khususnya terkait dengan putusan MA dalam kasus Akbar Tanjung.

Kepada komisihukum.go.id, sekretaris KHN, Mardjono Reksodiputro menyampaikan bahwa kritik itu dikarenakan sebagian masyarakat tidak sepenuhnya memahami bagaimana peranan hukum dan bagaimana peranan lembaga-lembaga hukum yang diharapkan mendukung suatu masyarakat yang hidup di dalam situasi demokrasi.

Apa yang terjadi pasca putusan MA terhadap Akbar, dinilai Mardjono sebagai bentuk intervensi terhadap jalannya suatu sistem demokrasi. “Karena jika pengadilan harus tunduk kepada pendapat masyarakat (opini public) siapa yang menjamin bahwa opini public itu memang adil,” tanya Mardjono.

Dia mencontohkan, pada zaman Hitler, opini public sangat keras terhadap kaum Yahudi, dan pengadilan pun bersikap demikian terhadap orang yahudi. Pada masa G 30 S PKI, pengadilan juga tunduk kepada opini public yang anti PKI, dan terjadilah berbagai macam hal yang menurutnya kurang difahami Masyarakat. “Karena itu, jika kita melalui opini publik mau memaksakan putusan pengadilan, maka kita telah melakukan intervensi terhadap proses demokrasi,” tegas pakar hukum pidana ini.

Mardjono menambahkan, jika demikian yang terjadi, maka kita telah menjadikan pengadilan itu tidak lain daripada juru bicara bagi kelompok-kelompok vokal. “Padahal, jika kita percaya bahwa hukum itu harus adil dan independen, maka kita harus mempercayai, karena itu merupakan proses demokrasi. Kecuali, para hakimnya terbukti telah menerima suap atau melakukan tindak kejahatan,” tutur Mardjono.

Dalam situasi sekarang ini, jika masih ada kelompok masyarakat yang tidak percaya bahkan antipati terhadap pengadilan, terutama terkait dengan putusan bebas Ketua Umum Golkar oleh MA, maka cara yang bijak untuk menyampaikannya kepada masyarakat adalah “kami memahami bahwa anda tidak puas dengan putusan MA, tapi anda juga harus sadar bahwa putusan MA telah melalui sebuah proses yang memang telah kita sepakati bersama dalam sebuah sistem. Ada MA, dan ada Kasasi yang memungkinkan untuk menolak. Jadi, kita harus menghormati itu, kecuali kita menemukan kecurangan-kecurangan dalam putusannya,” papar Mardjono.

Ia kembali menambahkan bahwa adanya lembaga hukum seperti MA, adanya hakim-hakim agung itu terlahir dari sistem demokrasi yang disepakati oleh semua pihak. Karena itu, harus dihormati putusannya. Namun, jika ada kekeliriuan, ketidaksepahaan, bukan emosi yang dikedepankan. “Tapi, mari kita serahkan misalnya kepada para akademisi untuk memperdebatkan atas dasar ilmu hukumnya,” pintanya.

Ia mengilustrasikan, ada orang yang di muka umum telah menagniaya orang lain atau orang melihat si A menganiaya orang lain, tapi waktu di muka pengadilan tidak ada satu pun orang yang bersedia menjadi saksi, orang itu harus dilepaskan, apakah kita harus menyalahkan pengadilan. Pengadilan telah menjalankan tugasnya. “Ini memang ekstrim,” tegasnya.
[M. Saihu]

PRODUK PERUSAHAAN

BANK SYARIAH MANDIRI

Produk dan Jasa Bank Syariah Mandiri

:: Pendanaan

Tabungan
- Tabungan Berencana BSM
- Tabungan Simpatik BSM
- Tabungan BSM
- Tabungan BSM Dollar
- Tabungan Mabrur BSM
- Tabungan Kurban BSM
- Tabungan BSM Investa Cendekia
Deposito
- Deposito BSM
- Deposito BSM Valas
Giro
- Giro BSM EURO
- Giro BSM
- Giro BSM Valas
- Giro BSM Singapore Dollar
Obligasi
- Obligasi BSM

:: Pembiayaan

- Pembiayaan Resi Gudang
- PKPA
- Pembiayaan Edukasi BSM
- BSM Implan
- Pembiayaan Dana Berputar
- Pembiayaan Griya BSM
- Gadai Emas BSM
- Pembiayaan Mudharabah BSM
- Pembiayaan Musyarakah BSM
- Pembiayaan Murabahah BSM
- Pembiayaan Talangan Haji BSM
- Pembiayaan Istishna BSM
- Qardh
- Ijarah Muntahiyah Bitamliik
- Hawalah
- Salam



COMPANY PROFILE

BANK SYARIAH MANDIRI

Setelah melalui proses yang melibatkan seluruh jajaran pegawai sejak pertengahan 2005, lahirlah nilai-nilai perusahaan yang baru yang disepakati bersama untuk di-shared oleh seluruh pegawai Bank Syariah Mandiri yang disebut Shared Values Bank Syariah Mandiri. Shared Values Bank Syariah Mandiri disingkat “ETHIC”.

Excellence
Berupaya mencapai kesempurnaan melalui perbaikan yang terpadu dan berkesinambungan.

Teamwork
Mengembangkan lingkungan kerja yang saling bersinergi.

Humanity
Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan religius.

Integrity
Menaati kode etik profesi dan berpikir serta berperilaku terpuji.

Customer Focus
Memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan untuk menjadikan Bank Syariah Mandiri sebagai mitra yang terpercaya dan menguntungkan.

Visi

Menjadi Bank Syariah Terpercaya Pilihan Mitra Usaha

Misi

  • Mewujudkan pertumbuhan dan keuntungan yang berkesinambungan.
  • Mengutamakan penghimpunan dana konsumer dan penyaluran pembiayaan pada segmen UMKM.
  • Merekrut dan mengembangkan pegawai profesional dalam lingkungan kerja yang sehat.
  • Mengembangkan nilai-nilai syariah universal.
  • Menyelenggarakan operasional bank sesuai standar perbankan yang sehat.

Tanggal Berdiri : 25 Oktober 1999
Tanggal Beroperasi : 1 Nopember 1999
Modal Dasar : Rp. 1.000.000.000.000,-
Modal Disetor : Rp 358.372.565.000,-
Kantor Layanan : 270 kantor, yang tersebar di 24 provinsi di seluruh Indonesia.
Jumlah jaringan ATM BSM : 63 ATM Syariah Mandiri, ATM Mandiri 2.899 unit, ATM Bersama 12.263 unit (include ATM Mandiri dan ATM BSM), ATM Prima 8.209 unit dan Malaysia Electronic Payment System (MEPS) 5.326 unit.
Jumlah Karyawan : 3003 orang (Per Desember 2007)
B. Kepemilikan Saham :
1. PT Bank Mandiri Tbk. (Persero) : 71.674.512 lembar saham (99,999999%).
2. PT Mandiri Sekuritas : 1 lembar saham 0,000001%).





Keterangan Address :
Alamat : Gedung Bank Syariah Mandiri
Jl. MH. Thamrin No. 5
Jakarta 10340 - Indonesia
Telepon : (62-21) 2300509, 39839000 (Hunting)
Faksimili : (62-21) 39832989
Situs Web : www.syariahmandiri.co.id

Kamis, 16 Oktober 2008

PRESS RELEASE

Himbauan kepada para Gubernur di Seluruh Indonesia dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1429 H, Hari Natal 2008, dan Tahun Baru 2009

Sebagai salah satu upaya menjaga citra positif Pariwisata di tengah-tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang terutama yang terkait dengan peningkatan keamanan dan kenyamanan berwisata, diperlukan antisipasi yang cepat dan terintegrasi berbagai unsur terkait di tingkat Pusat maupun daerah.

Sehubungan dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan dan menghadapi Hari Besar Idul Fitri 1429 H/ 2008 M serta Hari Natal Tahun 2008 dan Tahun Baru 2009, kami mengharapkan bantuan Saudara untuk turut menciptakan keamanan, kenyamanan dan ketertiban di seluruh pusat-pusat aktivitas pariwisata di masing-masing daerah, dalam bentuk kegiatan:

1. pemeriksaan kelayakan sarana dan prasarana wisata seperti akses jalan menuju obyek wisata menuju obyek wisata, angkutan, akomodasi, dan restoran, serta fasilitas rekreasi;
2. peningkatan pelayanan keamanan di lokasi obyek wisata;
3. penertiban pedagang-pedagang di lokasi obyek wisata;
4. peningkatan kebersihan, terutama toilet dan tempat sampah;
5. perbaikan rambu-rambu keamanan dan keselamatan.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerja sama Saudara diucapkan terima kasih.


Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata
TTD
Firmansyah Rahim

CRISIS CENTER dalam rangka menyambut Idul Fitri 1429 H
Email: crisiscenterbudpar@yahoo.com
Call Center (SMS): (+62) 812 137 09574
Fax: (+62 21) 3860926

PRESS RELEASE II

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia


Januari-Agustus 2008 Jumlah Kunjungan Wisman Mencapai 4,07 Juta, Tumbuh 12,73%

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, secara kumulatif jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari hingga Agustus 2008 mencapai 4,07 juta atau tumbuh 12,73% dibanding periode yang sama (Januari-Agustus) 2007 sebesar 3,61 juta.

Sementara bulan Agustus 2008 jumlah kunjungan wisman mencapai 599.506 atau tumbuh sebesar 5,67% dibanding bulan Juli 2008 sebesar 567.364 wisman.

"Pada bulan Agustus 2008, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mengalami kenaikan sebesar 5,67% dibanding Juli 2008, yaitu dari 567.364 menjadi 599.506 orang," kata Deputi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bidang Statistik Distribusi dan Produksi, Ali Rosidi, di Jakarta, Senin (6/10).

Dikatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisman pada bulan Agustus 2008 itu terutama pada pintu masuk utama seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Minangkabau dan Bandara Ngurah Rai. Kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai pada Juli 2008 sebesar 190,7 ribu, pada Agustus 2008 naik menjadi menjadi 195,8 ribu atau tumbuh 2,67%. (Pusformas)

ADVETORIAL II

Pentingnya Batere Untuk Notebook (dan iPod) Anda!

(Advetorial :P)


Hare gene pasti semua orang pake (paling ga sering dapet pinjeman) laptop. Satu dari hal paling sederhana paling mengganggu dari sebuah laptop adalah ketika sedang asyik-asyik mau surfing di internet cafe, eh baterenya soak. Giliran mau cari colokan listrik, sudah ditungguin orang lain yang sedang dengan antengnya juga nge-wifi. Wakakaka.. mau rebutan? Ga lucu lah yauw. Hehehe…

Batere emang suatu perangkat yang sering suka luput dari perhatian kita. Perlu perlu ga perlu. Giliran perlu suka makan ati. Giliran pede ada colokan listrik ya rasanya ga perlu. Masalah yang paling krusial sebenarnya adalah bukan batere itu sendiri. Tapi harganya pek. Ga murah! :D Makanya giliran mau spending ya rasanya perlu ga perlu. Selama ini pun pedagang ga mau stok batere ya karena untungnya hampir ga adaan tapi modalnya gede. Melihat banyak kasus seperti ini, dan ngalamin sendiri dengan laptop-laptop tua saya (IBM ThinkPad X21) yang baterenya dah ga mau ngecharge lebih dari 15 menit, maka saya iseng-iseng kontak manufacturer. Saya ajak kerjasama bagaimana batere bisa lebih terjangkau. Hmm gayung bersambut. Kita bisa bikin promo price dengan harga yang saya tawarkan, break ceiling 1 juta rupiah (harga yang relatif terjangkau di Indonesia) tapi dengan kapasitas yang jauh lebih besar (high capacity). Dengan syarat… order minimum 500 unit!! Wakakakaa.. pusing deh kepala :)) Karena itu saya mau share kembalikan ke rekan-rekan milis Apple, IBM, iPod ya kalo situ emang butuh kenapa kita ga kerjasama wakakaka.. mau murah ya itu tadi, berani order minimal 500 unit ga? :P Bandingin dengan harga order satuan ke Apple (ya karena saya taunya Apple :P) kena 135 dollar :D Mau jual berapa coba :D

So here I am launching my new Macnoto’s Battery business. A quality battery for your PowerBook, iBook, ThinkPad, and iPod at the price you can afford :D … Orderan pertama saya sudah berjalan, semoga bisa panjang (ga merugi), dan our special introductory price is US 99.9 dollar!! Ayo siapa yang butuh battery?? Sayang anak-sayang anak :D wakakakakaka….


http://adinoto.org posted at 11:40 am

ADVETORIAL

Advetorial PERSIS
Dalam dunia yang sudah semakin meng-global ini dimana batasan-batasan negara sudah semakin kabur, maka alternatif komunikasi bukan lagi terletak pada sistem komunikasi jarak jauh berbasiskan telepon (PSTN). Hal ini disebabkan karena telepon masih memiliki batasan-batasan jarak dalam biaya per satuan waktunya, artinya biaya yang dibutuhkan untuk berkomunikasi dengan seseorang yang sekota akan berbeda dengan biaya yang dibutuhkan untuk berkomunikasi dengan seseorang berlainan kota, apalagi bila berlainan negara. Alternatif komunikasi saat ini yang dapat mengatasi batasan-batasan itu yang termurah adalah dengan penggunaan jaringan komputer internasional yang disebut internet seperti yang sekarang rasakan saat ini .

Saat ini Internet sebagai salah satu wujud dari teknologi informasi bukan hanya sekedar jaringan komputer biasa tetapi juga sudah membentuk komunitas tersendiri yang sangat potensial yang sama sekali tidak membatasi ruang, oleh karena itu kami mengajak anda untuk memanfaatkan juga fasilitas tersebut melalui komunitas tersebut yang ada pada kami. Adapun bentuknya berupa pemasangan banner + halaman informasi mengenai perusahaan anda .

Ketentuan-Ketentuannya sebagai berikut :

Halaman

Pemasangan banner akan dimuat pada halaman http://persis.or.id/home.php , untuk halaman lain akan kami pertimbangkan .

Harga

Halaman

Letak

Ukuran (pixel)

Harga/bulan (Rupiah)

http://persis.or.id/home.php atas 468 x 70 2.000.000,-
http://persis.or.id/home.php samping kanan atas 120 x 70 700.000.-
http://persis.or.id/home.php samping kiri bawah 120 x 70 650.000,-

Harga untuk halaman lain bila anda memintanya akan kami konfirmasikan lebih lanjut.

Desain dan Web Iklan

Harga diatas sudah termasuk ppn 10 % + desain + 1 halaman mengenai produk yang anda iklankan, jadi dengan iklan tersebut anda sudah punya satu halaman khusus untuk produk anda .Materi web untuk untuk banner dengan ukuran pixel 468 x 70 maksimal ukuran 2 halaman A4 dan sudah ditambah satu program khusus untuk form pemesanan, sedangkan materi web untuk banner dengan ukuran pixel 120 x 70 maksimal ukuran 1 halaman A4 dan belum termasuk form pemesanan , bila anda ingin menggunakan form pemesanan maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp.100.000,- / bulan.
Bila anda tidak menginkan web iklan maka harga diatas kami potong sebesar 20 %.

Ketentuan untuk desain dan web iklan yaitu :

  • Untuk desain dan web iklan ini merupakan satu paket dari pemasangan banner
  • Materi desain dan web iklan dari pihak sponsor.
  • Materi desain dan web tidak melanggar agama dan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia

EDITORIAL II

Kedermawanan Berbuah Tragedi di Pasuruan


APA yang bisa dikatakan tentang 21 warga Pasuruan, Jawa Timur, yang tewas terinjak-injak karena berebut zakat dari seorang pengusaha? Dengan gampang kita bisa menyebut kematian 21 warga yang semuanya perempuan itu adalah tragedi orang miskin.

Inilah tragedi kemiskinan dalam arti sesungguhnya. Kemiskinan adalah pertarungan yang tidak mengenal kata terlambat. Terlambat berarti mati. Kemiskinan telah membunuh akal sehat. Padahal yang mereka perebutkan adalah uang sedekah yang jumlahnya tidak lebih dari Rp30 ribu per orang.

Lalu, bagaimana dengan pemberi zakat? Tentu terkandung maksud mulia ketika seorang pengusaha bernama Haji Syaikon yang di Pasuruan itu mau, bahkan sudah menjadi kebiasaan tiap tahun, berbagi rezeki dengan kaum duafa setiap tanggal 15 di bulan Ramadan.

Tetapi, seperti kerap terjadi, tidak semua niat baik berbuah baik. Banyak niat baik berujung malapetaka. Tragedi di Pasuruan adalah contohnya.

Banyak yang menyesalkan cara Syaikon membagi zakat kepada warga yang memadati jalan sempit menuju rumahnya. Mengapa harus memberi sendiri kepada ribuan orang yang berjejal tidak sabar? Mengapa tidak berkoordinasi dengan polisi dan pemerintah daerah setempat?

Bagi ribuan warga miskin yang datang ke rumah Syaikon, ekspose tidak mereka butuhkan. Yang mereka pentingkan adalah memperoleh uang belas kasihan dari seorang dermawan.

Syaikon mungkin tidak memerlukan ekspose apa-apa dari kebiasaannya membagi rezeki setiap bulan Ramadan kepada kaum duafa. Tetapi membiarkan atau menyebabkan ribuan orang berbondong-bondong menunggu di depan rumahnya untuk menerima zakat dari tangannya sendiri adalah kebiasaan yang riskan. Riskan karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan di sekitar. Riskan malapetaka karena warga saling berebut untuk memperoleh kesempatan pertama.

Memberi karena keyakinan iman adalah perbuatan mulia. Menerima dengan hati penuh syukur adalah ekspresi iman juga.

Tetapi, tatkala memberi kepada ribuan orang miskin yang antre di depan rumah, kearifan yang diajarkan iman terancam. Yang berlaku dalam peristiwa seperti ini adalah pertarungan. Ketika ribuan orang harus menerima, mereka tidak lagi berlaku sebagai penerima, tetapi perampas. Bahkan pemberi pun terancam nyawanya.

Lihat saja bagaimana bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan kepada rakyat miskin tidak dalam rangka ekspresi iman, tetapi kewajiban negara terhadap warga yang menderita. Dengan pengamanan yang ekstra ketat dan pembagian yang tertata pun masih menimbulkan korban karena rakyat tidak sabar.

Di beberapa kota, masih saja ada kaum dermawan yang menempuh cara pembagian zakat di depan rumahnya sendiri. Seperti diketahui, selalu saja ada ekses dari cara seperti ini.

Karena itu cara paling aman adalah menyerahkan penyaluran zakat kepada institusi yang khusus menanganinya. Serahkan kepada pengurus masjid atau lembaga yang terbiasa menangani sehingga tidak jatuh korban jiwa.

Sangat terasa bahwa membangun rasa kepatutan begitu sulitnya dalam masyarakat kita. Yang berkecukupan banyak yang lupa diri, yang miskin juga lupa diri bahkan tidak tahu diri.

Pemberian tidak diterima dengan tulus dan hormat, tetapi dirampas. Kemiskinan itu menyakitkan, tetapi sekaligus bengis.

Media Indonesia, Selasa, 16 September 2008 00:01 WIB

EDITORIAL


Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih penanganan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dari Kejaksaan Agung. Alasannya, hanya dengan cara-cara luar biasa; kasus BLBI bisa diungkap, misalnya melalui penggeledahan, penyadapan, dan memonitor secara intensif kasus korupsi.

Pernyataan Wapres di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (19/9), itu tentu saja pukulan khususnya bagi institusi Kejaksaan Agung. Institusi ini terbiasa menggunakan cara-cara konvensional untuk mengungkap kasus BLBI.

Sejatinya, KPK memang memiliki kewenangan mengambil alih kasus BLBI, seperti diamanatkan pada UU No 30/2002 tentang KPK. Pada awalnya KPK ‘malu-malu’ dan tak bersedia mengambil kasus BLBI, alasannya kasus itu terjadi sebelum UU KPK terbentuk dan tidak berlaku surut.

Namun, dengan perkembangan yang terjadi dalam pemberantasan korupsi, KPK selayaknya proaktif mengambil alih kasus dana Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI) dan BLBI yang pernah ditangani Kejaksaan Agung. Apalagi, penanganan terhadap kasus dana sebesar Rp 144,5 triliun itu kerap mentok di tengah jalan.

Kita pun terenyak tatkala sang Ketua Tim Penyelidik Kejaksaan Agung untuk Kasus BLBI, Jaksa Urip Tri Gunawan, terbukti menerima uang sebesar Rp 6 miliar yang diduga sebagai suap.

Ironisnya, Urip ditangkap KPK dua hari setelah kejaksaan mengumumkan dihentikannya kasus BLBI dengan tersangka Syamsul Nursalim. Ini artinya ada yang tidak beres di Kejaksaan Agung.

Kemudian masyarakat pun menyaksikan di pengadilan, bagaimana perilaku pejabat eselon satu dan eselon dua Kejaksaan Agung yang ternyata memiliki hubungan spesial dengan Artalyta Suryani yang menyerahkan suap kepada Jaksa Urip.

Kasus ini diduga kuat terkait dengan penghentian penyelidikan dugaan korupsi BLBI pada BCA dan BDNI dengan tersangka Syamsul Nursalim. Untuk itu, KPK perlu segera mengambil alih kasus ini sebelum kejaksaan mereduksi kasus suap dengan berbagai bualan yang menyebalkan. Ya, bualan yang menyebalkan, seperti alasan untuk bisnis bengkel, untuk bisnis permata, entah bualan apalagi yang hendak dibuat ‘Pak Guru Urip’ dan ‘Bu Guru Ayin’.

Kasus ini bukan semata pelanggaran pidana, tetapi juga pelanggaran hak asasi manusia di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. Bukankah dana ratusan triliun yang macet itu bisa digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat?

Kejaksaan tidak perlu ngotot mempertahankan kasus ini berada di bawah kendalinya. Apa tuan dan puan jaksa tidak tahu kalau tingkat kepercayaan rakyat terhadap korps kejaksaan sudah jauh menurun? Kredibilitas dan integritas jaksa sudah di titik nadir. Karena itu, Jaksa Agung, Hendarman Supandji, harus besar hati menyerahkan kasus ini kepada KPK. Dan, tak ada alasan lagi, kasus BLBI harus dibuka kembali.

Korupsi adalah kejahatan luar biasa, jadi harus ditangani oleh institusi yang luar biasa pula. Negara harus melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kasus BLBI. KPK tak perlu cemas atau ragu-ragu mengambil alih kasus ini.

Pernyataan Wapres Jusuf Kalla merupakan lampu hijau bagi KPK untuk segera mengambil alih kasus BLBI. Pernyataan itu juga sekaligus lampu merah untuk Kejaksaan Agung. Jadi, sudahlah, Kejaksaan Agung….

(-)

Republika, 2008-09-20 10:03:00